Ada Benjolan Di Ketiak Apakah Berbahaya

Ada Benjolan Di Ketiak Apakah Berbahaya – Halodoc, Jakarta Benjolan di ketiak merupakan kondisi yang cukup umum terjadi. Benjolan di ketiak mempunyai ukuran yang berbeda-beda, mulai dari yang kecil yang tidak terasa hingga yang besar yang terlihat. Benjolan di ketiak bisa disebabkan oleh kista, infeksi, atau iritasi.

Ruam ketiak bisa terjadi pada pria dan wanita segala usia. Kebanyakan nodul tidak berbahaya dan biasanya disebabkan oleh pertumbuhan jaringan yang tidak normal. Namun benjolan di ketiak juga bisa dikaitkan dengan masalah kesehatan yang lebih serius.

Ada Benjolan Di Ketiak Apakah Berbahaya

Ada Benjolan Di Ketiak Apakah Berbahaya

Oleh karena itu, penting untuk mengetahui tanda-tanda lain yang menyertainya. Anda perlu memeriksakan diri ke dokter jika terdapat benjolan di ketiak yang tumbuh lambat, menimbulkan nyeri, atau tidak kunjung hilang. Kamis (14 Januari 2021).

Ciri Ciri Benjolan Di Ketiak Yang Tidak Berbahaya

Benjolan di ketiak sangat umum terjadi dan biasanya disebabkan oleh pembengkakan kelenjar getah bening. Kelenjar getah bening adalah struktur kecil berbentuk oval yang terletak di seluruh sistem limfatik tubuh. Mereka memainkan peran penting dalam sistem kekebalan tubuh.

Ini mungkin terasa seperti benjolan di bawah kulit ketiak dan merupakan tanda bahwa tubuh sedang melawan penyakit sistemik, seperti penyakit bakteri atau virus.

Ketika kelenjar keringat atau folikel rambut tersumbat, bakteri dapat menyerang dan membentuk kista, yang kemudian pecah dan menginfeksi lebih banyak folikel. Jika siklus ini berulang, dapat menyebabkan kondisi kulit kronis yang disebut hidradenitis. Jaringan kistik ini bisa terasa gatal dan nyeri.

Fibroadenoma adalah massa padat non-kanker yang biasanya terjadi pada wanita berusia antara 15 dan 35 tahun. Fibroadenoma paling sering terjadi di payudara, namun bisa juga terjadi di bawah lengan. Secara umum, adenoma sirip terlihat seperti kelereng, ukurannya bervariasi, dan dapat tumbuh atau menyusut dengan sendirinya.

Ada Benjolan Di Ketiak, Apakah Perlu Diwaspadai?

Alergi kontak bisa menyebabkan ketiak membengkak dan membentuk satu atau lebih benjolan. Alergi dapat disebabkan oleh berbagai hal. Ini termasuk deodoran, antiperspiran, sabun, parfum atau deterjen.

Infeksi bakteri, virus, jamur, dan parasit lainnya bisa menjadi salah satu penyebab munculnya benjolan di ketiak. Bakteri penyebab peradangan pada ketiak antara lain mikobakteri dan bartonella serta streptokokus. Virus seperti influenza juga berperan dalam perkembangan penyakit ini. Sedangkan untuk jamur, Candida bisa menyebabkan pembengkakan kecil di bawah ketiak. Ada juga parasit bersel tunggal seperti Toxoplasma gondii yang dapat menyebabkan gejala mirip flu dan pembengkakan kelenjar getah bening.

Debu di bawah ketiak bukanlah hal yang aneh. Kulit di bawah ketiak tipis dan halus. Ada banyak kelenjar keringat dan folikel rambut yang bisa tersumbat. Akibatnya, ketiak menjadi rentan terkena jamur.

Ada Benjolan Di Ketiak Apakah Berbahaya

Biasanya tidak berbahaya dan dapat hilang dengan sendirinya, berupa benjolan kecil berwarna daging tanpa gejala apa pun, atau berupa benjolan merah bengkak yang terasa gatal dan nyeri.

Waspada Kelenjar Getah Bening Di Ketiak

Seperti halnya jerawat, jerawat juga bisa muncul di ketiak. Pasalnya, di ketiak terdapat banyak folikel rambut atau kelenjar sebaceous. Infeksi ini biasanya disebabkan oleh bakteri Staphylococcus aureus yang berbentuk nanah dan kulit mati di paru-paru. Ketiak menjadi merah, terangkat, dan berangsur-angsur membesar seiring bertambahnya nanah yang menumpuk di luka.

Jika Anda rutin mencukur bulu ketiak, hal ini dapat menyebabkan iritasi kulit dan terbentuknya kista di folikel rambut sensitif. Kista adalah kantung atau kantung kecil berisi cairan, udara, lemak, atau bahan lain yang berkembang di suatu tempat di dalam tubuh.

Lipoma adalah tumor jinak yang terletak tepat di bawah kulit. Ini tidak bersifat kanker dan biasanya tidak berbahaya. Lipoma adalah kumpulan lemak yang tumbuh lambat dan biasanya ditemukan di antara kulit dan lapisan otot di bawahnya. Lipoma, yang pucat saat disentuh dan biasanya tidak menimbulkan rasa sakit, dapat dengan mudah digerakkan hanya dengan sedikit tekanan jari. Lipoma dapat terjadi hampir di mana saja di tubuh, namun paling sering muncul di batang tubuh, bahu, leher, dan ketiak.

Benjolan di ketiak bisa muncul pada pria dan wanita segala usia, dan sebagian besar tidak berbahaya. Namun, wanita harus sangat berhati-hati terhadap benjolan di ketiak karena dapat mengindikasikan kanker payudara.

Penyebab Dan Cara Mengatasi Benjolan Di Ketiak

Lakukan pemeriksaan payudara sendiri satu hingga tiga hari setelah menstruasi Anda berakhir. Gejala kanker payudara mungkin berupa nyeri, bengkak, atau nyeri tekan pada payudara atau ketiak. Kemerahan, peradangan, atau gatal pada kulit payudara atau puting. Keluarnya cairan dari puting dan area kulit yang tidak teratur.

Hidradenitis suppurativa adalah suatu kondisi kulit di mana benjolan kecil dan nyeri terbentuk di bawah kulit. Kondisi ini terutama menyerang area di mana kulit saling bergesekan, seperti ketiak, leher, bokong, dan payudara.

Penyebab pasti dari hidradenitis suppurativa belum diketahui. Hal ini terjadi ketika folikel rambut di kulit tersumbat. Para ahli percaya bahwa kondisi ini mungkin terkait dengan hormon, genetika, dan masalah pada sistem kekebalan tubuh.

Ada Benjolan Di Ketiak Apakah Berbahaya

Limfoma adalah kanker yang menyerang sel pelawan infeksi dalam sistem kekebalan tubuh yang disebut limfosit. Sel-sel ini ditemukan di kelenjar getah bening, limpa, timus, sumsum tulang, dan bagian tubuh lainnya.

Penyebab Ada Benjolan Di Ketiak

Gejala limfoma yang paling umum adalah pembengkakan di leher, ketiak, atau selangkangan. Pembengkakan biasanya tidak menimbulkan rasa sakit, namun beberapa orang merasakannya nyeri. Peradangan ini disebabkan oleh penumpukan berlebih limfosit (sel darah putih) yang terinfeksi di kelenjar getah bening (disebut juga kelenjar getah bening).

* Fakta atau lelucon? Untuk mengetahui kebenaran informasi yang beredar, silakan kirimkan saja pesan WhatsApp ke nomor verifikasi 08119787670 dengan memasukkan kata yang diperlukan. – Ruam di bawah ketiak bisa terjadi pada pria maupun wanita. Alasannya sangat berbeda. Namun benjolan di ketiak biasanya disebabkan oleh pembengkakan kelenjar getah bening. Kelenjar getah bening merupakan bagian dari sistem kekebalan tubuh manusia yang melawan infeksi.

Sebenarnya benjolan di ketiak tidak berbahaya. Namun, pada beberapa kasus, benjolan bisa menjadi pertanda kondisi yang lebih serius. Berikut beberapa penyebab benjolan di ketiak, dari yang tidak berbahaya hingga yang berakibat fatal:

Pada kasus pneumonia, hal ini dapat disebabkan oleh infeksi bakteri. Misalnya karena sering menarik atau mencabut bulu ketiak, bakteri bisa masuk melalui pori-pori folikel rambut.

Penyebab Rasa Sakit Di Ketiak Kiri

Bengkak akibat jamur ini terasa panas dan disertai demam. Sensasinya biasanya nyeri saat disentuh dan memerlukan perhatian medis.

Virus Benjolan di ketiak bisa terjadi karena penyakit penyerta seperti cacar air, herpes zoster, atau AIDS.

Benjolan lunak dan tidak nyeri sering kali disebabkan oleh lipoma (timbunan lemak di antara otot dan kulit). Kondisi ini dapat ditangani melalui pembedahan jika berdampak pada kesehatan seseorang.

Ada Benjolan Di Ketiak Apakah Berbahaya

Jika benjolannya keras dan tidak bergerak saat disentuh serta Anda memiliki riwayat keluarga menderita kanker payudara, mungkin ini merupakan gejala awal kanker payudara. Selain itu, waspadai gejala awal limfoma.

Benjolan Di Ketiak Sakit Bila Ditekan? Ketahui Penyebab Dan Obatnya

Meski biasanya tidak serius, benjolan di ketiak tidak boleh dianggap remeh. Segera periksakan bila benjolan semakin membesar, nyeri, atau disertai gejala seperti demam, batuk, dan lain-lain. Setelah itu, dokter akan berdiskusi dengan Anda dan melakukan pemeriksaan fisik untuk menentukan pengobatan yang tepat. Penyebab dan pengobatan benjolan di ketiak. Diterbitkan: 25 Oktober 2019. Terakhir diperbarui: 12 Oktober 2020. Diulas 15 November 2019. Waktu membaca: 2 menit

Beberapa orang diduga merasakan adanya benjolan di ketiak karena kondisi ini sangat serius terutama saat sedang sakit atau sedang menstruasi. Namun benjolan ini tidak hanya bisa muncul pada wanita saja, namun juga pada pria. Kondisi ini normal dan mungkin mereda seiring dengan mulai membaiknya kesehatan.

Namun bila massa tidak kunjung hilang dalam jangka waktu lama, ada baiknya dilakukan pemeriksaan dini untuk mengetahui penyebab massa dan memulai pengobatan yang tepat.

Iklan untuk mencerahkan dan menghilangkan bulu dengan cahaya berdenyut di Klinik Genius. Tujuan dari perawatan ini adalah menghilangkan rambut dari area yang berkeringat. Perawatan ini dilakukan oleh dokter. Pesan sekarang juga penyebab benjolan di ketiak

Obat Penghancur Benjolan Besar Kecil Pada Ketiak, Penghilang Sekelan Sakit Ketiak Bagian Kanan Kiri, Benjolan Di Ketiak, Pengecil Bisul Bernanah Aman Untuk Anak Dan Ibu Menyusui, Nyeri Akibat Mencukur Deodoran

Benjolan pada ketiak dapat disebabkan oleh kondisi medis tertentu seperti :B. Menggunakan deodoran atau pisau cukur yang salah, abses, infeksi bakteri, iritasi atau alergi. Selain itu, benjolan di ketiak juga bisa menyebabkan skin tag atau kondisi mirip kutil yang terletak di permukaan kulit dan sering bergesekan dengan kulit di sekitarnya. Namun, tidak perlu khawatir karena kondisi ini tidak serius dan tidak memerlukan pengobatan khusus.

Namun, terkadang benjolan di ketiak bisa menjadi tanda adanya kondisi medis yang serius. Hal ini bisa terjadi jika benjolan tidak disentuh dan tidak terasa nyeri. Jika Anda melihat hal seperti ini, sebaiknya segera periksakan ke dokter, karena pada beberapa kasus, benjolan di ketiak bisa jadi merupakan tanda adanya penyakit serius, seperti:

Saat Anda mengunjungi dokter, Anda akan ditanyai berbagai pertanyaan mengenai perubahan yang terjadi dan rasa sakit yang Anda alami. Selain itu, dokter juga akan menanyakan apakah Anda sedang menyusui atau tidak karena hal ini dapat membantu mendeteksi gejala atau tanda apa pun yang mungkin menjadi penyebab tumor. Dokter kemudian memeriksa benjolan tersebut dengan cara memijat atau menekannya secara lembut dan perlahan.

Ada Benjolan Di Ketiak Apakah Berbahaya

Jika dokter memerlukan pemeriksaan lebih lanjut, biasanya ia akan menyarankan beberapa pemeriksaan, seperti pemeriksaan darah lengkap untuk memeriksa jumlah sel darah putih dan merah dalam tubuh, mammogram untuk memeriksa massa lebih detail, dan biopsi. . Sebuah sampel. Jaringan yang terinfeksi. Nodul harus diperiksa di laboratorium.

Curhat Wanita Harus Operasi Benjolan Tumor Gara Gara Cukur Bulu Ketiak

Mengobati benjolan yang muncul di ketiak. Perawatan khusus biasanya tidak diperlukan karena obat pereda nyeri dan kompres hangat dapat meredakannya.

Namun pengobatan ini hanya bisa digunakan jika penyebabnya tidak serius, seperti lipoma, infeksi virus, atau fibroadenoma. Infeksi yang disebabkan oleh virus biasanya sembuh dan mengering dengan sendirinya. Selain itu, massa lipoma tidak berbahaya, namun tetap ada.

Selain itu, benjolan akibat infeksi bakteri dapat diobati dengan antibiotik. Jika benjolan di ketiak disebabkan oleh alergi, kondisi tersebut dapat diobati dengan obat anti alergi

Benjolan di ketiak kanan apakah berbahaya, ada benjolan di leher apakah berbahaya, apakah berbahaya jika ada benjolan di ketiak, apakah benjolan di ketiak berbahaya, kista di ketiak apakah berbahaya, benjolan di bawah ketiak apakah berbahaya, benjolan di ketiak yang berbahaya, apakah benjolan di leher berbahaya, kutil di ketiak apakah berbahaya, benjolan di dubur apakah berbahaya, benjolan di perut apakah berbahaya, apakah benjolan di ketiak itu berbahaya

Leave a Comment